Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Posted On October 18, 2010

Filed under Uncategorized

Comments Dropped leave a response

PERUSAHAAN dan LINGKUNGAN PERUSAHAAN

1. Pengertian Perusahaan

Berdasarkan pada pengertiannya, perusahaan adalah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang dan/atau jasa. Hal ini disebabkan karena ‘ kebutuhan ‘ manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses ‘ di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah tempat melakukan proses ‘ sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.

Pengertian perusahaan menurut beberapa tokoh adalah sebagai berikut:

  1. Menurut pemerintah Belanda, pada waktu membacakan “memorie van toelichting” rencana undang-undang “Wetboek van Koophandle” di muka Parlemen, bahwa “perusahaan” ialah keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara tidak terputus-putus dengan terang-terangan dalam kedudukan tertentu dan untuk mencari laba.
  2. Menurut Prof. Molengraff, perusahaan adalah keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk mendapatkan penghasilan dengan cara memperniagakan barang-barang, menyerahkan barang-barang, atau mengadakan perjanjian-perjanjian perdagangan. Molengraff memandang perusahaan dari sudut “ekonomi”.
  3. Menurut Polak, perusahaan ada bila diperlukan adanya perhitungan-perhitungan tentang laba-rugi yang dapat diperkirakan, dan segala sesuatu itu dicatat dalam pembukuan. Di sini Polak memandang perusahaan dari sudut “komersiil”. Sudut pandang ini sama dengan Molengraff, tetapi unsur pengertian perusahaan adalah lain. Pengertian perusahaan menurut molengraff mempunyai enam unsur, sedangkan menurut Polak cukup dua unsur.

2. Tempat Kedudukan dan Letak Perusahaan

Tempat dan kedudukan perusahaan dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Jika dilihat dari subyeknya (hukum), maka dibagi atas pribadi kodrati dan pribadi hukum.
  2. Jika dilihat dari obyeknya, maka dapat berupa benda baik berwujud atau immaterial
  3. Jika dilihat dari hubungan hukumnya, maka berasal dari perikatan karena perjanjian atau undang –undang

Faktor-faktor pokok penentu pemilihan lokasi industri adalah sebagai berikut:

  1. Letak dari sumber bahan mentah untuk produksi
  2. Letak dari pasar konsumen
  3. Ketersediaan tenaga kerja
  4. Ketersediaan pengangkutan atau transportasi
  5. Ketersediaan energi

Jenis-Jenis Lokasi Perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah

Lokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun                                      perusahaan di luar lokasi yang telah ditentukan. Contohnya adalah seperti                    kawasan industri cikarang, Pulo Gadung, dan sebagainya.

  1. Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah
    Lokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis. Misalnya seperti membangun perusahaan udang di Cirebon yang merupakan kota udang atau membangun usaha pendidikan (edukasi) di yogyakarta yang telah terkenal sebagai kota pelajar.
  2. Lokasi perusahaan yang mengikuti kondisi alam
    Lokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh alam. Contoh : Tambang emas di Cikotok, tambang aspal di Buton, tambang gas alam di Bontang (Kaltim), dan sebagainya.
  3. Lokasi perusahaan yang mengikuti faktor-faktor ekonomi. Lokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktor ketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan lain-lain.

Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan-bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksi.

Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian.

Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan. Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha.

3. Perusahaan dan Lembaga Sosial

Dalam pendekatan ekonomi, asumsi terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimum (maximum gain).

Berdasarkan asumsi ini dapat ditunjukkan, bahwa tingkat kapasitas produksi perusahaan akan menjalankan kegiatan usahanya. Di sisi lain perusahaan merupakan suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat. Unit kegiatan seperti ini sering disebut sebagai lembaga sosial seperti halnya lembaga sosial lainnya, misalkan kehidupan keluarga, RT, yayasan sosial, koperasi dan sebagainya. Tentunya perlu dibedakan antara perusahaan dan lembaga sosial yang umum, sesuai dengan persepsi masyarakat.

Dengan demikian yang menjadi faktor pembeda antara perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup dan tangugung jawab sosial. Lembaga sosial lebih menitikberatkan prioritasnya pada tanggung jawab sosial (dalam hal ini laba tidak menjadi tolak ukur keberhasilan). Sebaliknya, perusahaan yang berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan hingga mencapai maksimum (laba merupakan tolak ukur keberhasilan).

PERUSAHAAN LEMBAGA SOSIAL
Tolak ukur keberhasilan berada pada laba (profit) maksimal. Tolak ukur keberhasilan bukan berada pada laba maksimal, tetapi pada proiritas tanggung jawab sosial.
Fokus pada peningkatan nilai perusahaan sampai mencapai maksimal. Fokus pada peningkatan pelayanan sebagai bentuk suatu tanggung jawab.

4. Berbagai Macam Lingkungan Perusahaan dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan

Secara umum lingkungan perusahaan dapat dibedakan menjadi lingkungan eksternal dan lingkungan internal.

  • Lingkungan eksternal perusahaan adalah faktor-faktor diluar dunia usaha yang

mempengaruhi kegiatan perusahaan. Lingkungan eksternal perusahaan dapat       dibedakan menjadi lingkungan eksternal makro dan lingkungan eksternal mikro.                            A). Lingkungan eksternal makro adalah lingkungan eksternal yang  berpengaruh secara tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Yang  termasuk dalam lingkungan eksternal  makro adalah keadaan alam, politik  dan hukum, kondisi perekonomian, sosial-budaya, tekhnologi,  kependudukan dan keseimbangan lingkungan dan pendidikan.

B). Lingkungan eksternal mikro adalah lingkungan eksternal yang                                        berpengaruh secara langsung terhadap kegiatan usaha. Lingkungan                                   eksternal mikro meliputi pelaku-pelaku yang aktif berepran dalam                                      kegiatan pemasaran. Komponen-komponen kegiatan di lingkungan                                          ekternal mikro dimulai dari arus hulu yaitu pemasok. Pemasok merupakan                           pelaku pemasaran yang menyediakan masukan (input) sumber daya bagi                         perusahaan. Komponen yang berada pada arus hilir adalah penyalur dan                        pasar.

  • Lingkungan internal perusahaan adalah kegiatan-kegiatan internal perusahaan yang dapat dikendalikan. Artinya, untuk mencapai tujuan dan menjalankan strategi pemasaran, pemasar mampu melakukan pengendalian atau pengaturan atas operasi pasar tersebut seperti yang dikehendaki perusahaan. Lingkungan internal meliputi aspek sumber daya (resources), aspek amnusia (human), dan aspek menejeriaal teknologi.

5. Pendekatan Dalam Bisnis dan Lingkungan

Pengolahan lingkungan terkait erat dengan bisnis maupun perdagangan global. Sertifikat sistem manajemen lingkungan ISO 14001 merupakan salah satu aspek lingkungan dengan bisnis dan perdagangan global. Keterkaitan hubungan antara pengelolaan lingkungan industri dengan bisnis semakin kuat. Banyak industri yang melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik karena dorongan bisnis, yang dalam hal ini mambawa dampak positif bagi lingkungan.

Bisnis dengan pemakaian bahan berbahaya dan beracun baik pada proses produksinya maupun pada komposisi produknya, semakin mendapat tekanan dari konsumen (konsumen menjadi pengontrol dalam terhadap produksi perusahaan). Ada beberapa kasus pembeli membatalkan permintaan akan produk industri hanya karena perusahaan tiidak melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik.

**) Intisari

Perusahaan : Suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau                                  jasa.

Perusahaan : Merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau                                jasa.

Biaya Produksi : Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku – bahan                                         pembantu dan tenaga kerja.

Laba                : Jika hasil yang diterima lebih besar dari biaya produksi.

Rugi                 : Jika hasil yang diterima lebih kecil dari biaya produksi.

REFERENSI

http://moebsmart.co.cc/sesi-1

http://organisasi.org/penentuan_tempat_lokasi_perusahaan_bisnis_pengertian_definisi_faktor_pertimbangan_macam_jenis_lokasi_ekonomi_manajemen

http://syadiashare.com/pengertian-perusahaan.html

Budiarto,Teguh.1993. Seri Diktat Kuliah Dasar pemasaran. Jakarta:Universitas Gunadarma.

M. Fuad, dkk.2000. Pengantar Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Widyatmini.1996. Seri Diktat Kuliah Pengantar Bisnis. Jakarta: Universitas Gunadarma.

IDENTITAS

Nama                             : CANDY GLORIA

NPM                                : 21210516

Kelas                               : 1 EB 07

Mata Kuliah              : PENGANTAR BISNIS

Tugas                             : ke-2 Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.