Ayam Berkualitas

Posted On December 15, 2010

Filed under tulisan

Comments Dropped leave a response

AYAM BERKUALITAS

Broiler Plus Alias Probio

 

Ayam Probio, itulah nama ayam broiler plus garapan Christopher E. Jayananta yang akrab disapa Emille ini. Ayam probio sebenarnya merupakan ayam broiler biasa yang dibudidayakan tanpa menggunakan bahan kimia, sejak umur sehari hingga pascapanen.

Emille yakin bahwa ayam yang dipelihara dengan baik akan menghasilkan daging ayam yang berkualitas bagus dan sehat. Dari segi bisnis menguntungkan karena untuk kualitas yang lebih baik, konsumen akan rela untuk membayar lebih.

Sejauh ini, Pak emille telah memasarkan produknya ini ke beberapa Ranch Market, Diamond and D’Best, serta Kemchicks. Pada awalnya Ranch Market 2004 menyerap 170 ekor. Sampai kini mampu dipasarkan 10.000 – 15.000 ekor per bulan yang tersebar di 50 gerai dari ketiga pasar swalayan tersebut. Omzet yang dikantongi oleh Pemimpin PT Pronic Indonesia ini memang cukup besar. Coba dihitung, ayam probio dijualnya seharga Rp30.000 per ekor. Dan bila ia sanggup memasok 10.000 ekorper bulan, maka sebesar Rp 300.000.000 dapat diraih.

Untuk harga, ayam probio masih bersaing dengan ayam broiler biasa. Harga ayam biasa cukup mahal yaitu Rp 30.000 – Rp 35.000 per ekor, sedangkan harga ayam probio yaitu Rp 37.000 – Rp 45.000 per ekor. Walaupun harga ayam probio lebih mahal, tapi hali ini sebanding dengan kualitasnya.

 

 

 

 

 

DOC, Pakan, Kandang

Dalam memproduksi ayam probio, Emille menggandeng 50 peternakan mitra. Peternak meniadakan penggunaan bahan kimia, seperti antibiotik, formalin, hormon, disinfektan, dan kaporit. Tetapan ini berhasil membuat ayam jadi bebas lemak, rendah kholesterol, bebas bakteri Salmonella dan E.coli, serta bebas residu kimia. Disebut ayam probio karena ayam ini dipelihara secara sehat, bebas antibiotik, dan bahan kimia, sehingga memiliki nilai protein ynag lebih tinggi.

Sebaliknya, ayam diberi asupan probiotik (bakteri baik) dan jamu-jamuan supaya sehat. Kebanyakan peternak menggunakan antibiotik dengan maksud supaya ayam bebas dari penyakit, padahal antibiotic juga membunuh mikroba baik. Si ayam pronio ini tidak hanya diberi asupan probiotik, tapi juga air mineral dan yogurt, serta pemeliharaan kandang agar tetap bersih. Untuk memelihara agar kandang tetap bersih, tidak diperlukan disinfektan karena dengan formulasi pakan yang diberikannya ini, kandang ayam tidak berbau menyengat seperti peternakan broiler pada umumnya.

Dengan perlakuan yang ekstra, memang ada peningkatan ongkos produksi sebesar 15%-20%. Namun, peternakan akan tetap mendapatkan margin yang optimal karena efisiensi pakan, tingkat kematian ayam hanya 1% dari biasanya 5%-6%, serta bebas dari dampak lingkungan yang disebabkan kotoran ternak. Keuntungan peternak akan optimal dengan waktu 8-12 periode pemeliharaan.

Hal yang ditekankan dalam peternakan ayam probio ini adalah formulasi pakan yang diberikan, modifikasi perkandangan, dan kualitas bibit ayam. Alhasil, ayam probio diklaim lebih berkualitas dibandingkan dengan ayam broiler yang dibudidayakan saat ini.

Berdasarkan hasil penelitian balai Besar Industri Argo, kualitas ayam probio ini hanya mengandung 64,5% kadar air, padahal ayam lain berkisar 68%-74%. Apalagi untuk kadar protein, ayam probio mencapai 19%, sedang ayam lain hanya 17%-18%. Lebih lagi, kadar lemak ayam probio yang rendah hanya 9,15%, padahal ayam hasil ternak lain mencapai 25%. (Yan Suhendar)

 

Sumber: AGRINA Tabloid, 30 September 2009

 

 

Telah ditulis ulang oleh:

Nama  : CANDY GLORIA

NPM    : 21210516

Kelas   : 1 EB 07

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s