Buah Sebagai Ikon

Posted On December 15, 2010

Filed under tulisan

Comments Dropped leave a response

BUAH

Jambu Biji, Ikon Kota Depok

 

Setelah mendeklarasikan belimbing dewa sebagai ikon, kini jambu biji merah focus dikembangakan. Puluhan kelompok petani yang aktif mengusahakan buah bernama latin Psidium guajava ini memberi perhatian pada perkembangan agribisnis. Produk segar jambu biji merah juga sering terkena fluktuasi harga pasar yang dikarenakan harga jatuh saat musim penghujan. Namun, pada saat musim kemarau, harganya cukup bagus. Pada kelas harga tinggi, rentangnya berkisar dari Rp 5000 (kelas A) dan Rp 1500 (kelas C) per kilogram di tingkat eceran. Tapi sebaloiknya, saat harga anjlok, kisaran hanya Rp 3000 – Rp 900 per kilogram. Oleh karena itu, untuk menyiasati harga, dibuatlah produk olahan baru, berupa jus dan dodol jambu biji.

 

 

 

Nilai tambah

Semua berawal dari program primatani yang diikuti oleh Gapoktan pada 2007. Tidak hanya info tentang cara berkebun, tetapi para petani juga mendapat bimbingan untuk membuat produk olahan. Inovasi dibutuhkan karena petani kota tidak memiliki lahan yang cukup luas.

Jus dan dodol jambu biji dipilih karena dari segi bisnis cukup menjanjikan. Produk olahan ini tidak hanya bermanfaat saat harga jambu segar jatuh, tapi juga bermanfaat untuk menambah penghasilan sampingan saat harga tinggi.

Mayoritas buah yang digunakan untuk produk olahan adalah dari kelas C. Walau harganya murah, tapi tidak berarti tak layak untuk dikonsumsi. Sainin Ali juga menambahkan bahwa dodol jambu biji akan menjadi ikon ke-2 kota Depok.

Amelia Rahmat, Ketua Kelompok Tani Wanita Patih Jaya yang menjalankan pembuatan dodol mengatakan, harga 1 pak dodol isi 12 bungkus Rp 5000. Dari satu kilogram buah jambu dapat dihasilkan 5 pak dodol. Jadi, daripada jambu kelas rendah hanya laku Rp 1000per kilogram, lebih baik dibuat dodol.

 

Pengolahan sederhana

Menurut Amelia, bahan tambahan dalam pembuatan dodol ini adalah ketan putih, gula pasir, mentega, bubuk vaneli, masing-masing sebanyak 30 gram, 60 gram, 25 gram, dan 1 kilogram jambu biji. Prosesnya terbilang sangat sederhana. Hanya dengan merebus daging buah jambu yang sudah bersih selama 5 menit. Kemudian dihancurkan dengan cara diblender. Selanjutnya adonan jambu tersebut digodok dalam kuali dengan tambahan bahan lain selama 7 jam.

Alhasil, rasa dodolnya legit dan tidak terlalu manis. Aroma jambu biji sangat menonjol dan terksturnya agak kasar menjadi ciri khas. Lokasi pembuatan dodol jambu ini dekat dengan masjid Kubah Mas sehingga diharapakan dapat menjadi oleh-oleh pengunjung. (Slamet Riyanto)

 

Sumber: AGRINA Tabloid, 30 September 2009

 

 

Telah ditulis ulang oleh:

Nama  : CANDY GLORIA

NPM    : 21210516

Kelas   : 1 EB 07

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s