Harga Baja Domestik

Posted On December 15, 2010

Filed under tulisan

Comments Dropped leave a response

Kenaikan Harga Baja Domestik

Prediksi  Kenaikan Maret-Juni 2010

 

Harga baja domestik dalam beberapa bulan, mulai dari Maret-Juni 2010 ini diperkirakan akan melonjak naik. Lonjakan kenaikan ini terjadi karena lonjakan harga bahan baku di pasar internasional. Dapat dipastikan kenaikan harga baja ini akan mempengaruhi industri yang berbasis baja, seperti produk otomotif, elektronika, dan properti.

 

Dimulai dari 09 Maret 2010 lalu, transaksi perdagangan sengaja dihentikan oleh PT Krakatau Steel karena hendak mencermati perkembangan pasar harga untuk periode Maret-juni 2010, jelas Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel, Irvan K Hakim.

Irvan mengungkapkan prakiraan harga baja, seperti baja canai panas (hot rolled coil /HRC) dapat mencapai 750-900 dollas AS per ton. Namun, prakiraan harga tersebut masih merupakan harga di atas kapal (FOB), yang belum dikalkulasikan dengan ongkos angkut dan biaya pendistribusian.

Menurut Irvan, faktor pemicu terjadinya lonjakan harga baja ini adalah meningkatnya pesanan di Cina setelah libur hari raya Tahun Baru Imlek. Demikian juga dengan produksi baja di luar Cina yang relatif rendah akibat krisis. Tak hanya itu, kenaikan harga minyak mentah di pasar dunia yang mencapai 82 dollar AS per barrel juga menjadi faktor pemicu.

Sedangkan dari sisi bahan baku, kenaikan harga juga tidak dapat terelakkan. Harga biji besi (iron ore) diperkirakan naik 70-80% di tahun 2010. Begitu juga dengan harga bahan baku besi tua yang kian meningkat dari 300 dollar AS per ton menjadi 375 dollar AS per ton. Kenaikan ini cukup signifikan, mengingat kenaikan yang terjadi adalah 25%.

PT Krakatau Steel masih banyak mengimpor bahan baku berupa iron ore pellet (IOP) dari negara Cile, Bahrain, dan Brasil. PT Krakatau Steel membeli dengan harga bahan baku IOP sebesar 90-120 dollar AS per ton.

 

Harga ritel

KS juga memprediksi kenaikan harga baja domestik untuk produk HRC secara ritel yang mencapai Rp 7500,00 per kilogram pada Januari 2010 (termasuk pajak) mencapai Rp 8900,00 per kilogram. Kenaikan ini mencapai 18,6%.

Harga baja canai dingin (cold rolled coil/CRC) naik 23% dari Rp 8500,00 per kilogram menjadi Rp10400,00 per kilogram, sedangkan harga batang kawat (wire rod/WR) melonjak 26,4% dari Rp 7000,00 per kilogram menjadi Rp 8850,00 per kilogram. Harga seng juga mengalami kenaikan sebesar 9,6% dari Rp 31000,00 per lembar menjadi Rp 34000,00 per lembar.

Irvan, mengatakan KS akan konsentrasi sekitar bulan April-Mei karena pemerintah kembali menggiatkan produksi tabung gas berkapasitas 3 kilogram.

Division Head Marketing Planning & Customer Relation Division PT Toyota Astra Motor, Widyawati mengatakan, ”Bahan baku otomotif antara lain memang besi baja. Namun, kenaikan harga baja tersebut juga tidak lantas akan menaikan harga jual otomotif”.

Apalagi, mekanisme pembelian bahan baku telah diatur oleh Prinsipal Toyota di Jepang. Andai harga terpaksa dinaikan, kenaikan pun akan dilakukan secara bertahap, menurut widyawati.

Chief Executive Officer PT. Bakrieland Development, Tbk, Hiramsyah S Thaib mengatakan, kenaikan harga baja ini masih bersifat spekulatif. Jadi mukin harganya dapat turun lagi.

Menurut Hiramsyah, saat ini perekonomian dunia baru akan membaik, belum dipastikan akan terus baik. “Dunia menunjukkan tanda mulai pulih dari krisis, tapi pembangunan properti belum benar-benar pulih”, ujarnya.

Hiramsyah juga mengatakan bahwa dampak dari harga baja tidak akan terasa langsung bagi produk properti. “harus ditegaskan, di Indonesia ini harga properti terus merangkak naik. Dalam dua hingga enam bulan ke depan, tidak akan melejit karena memang tidak ada imbas dari harga bajanya”, kata Hiramsyah. (OSA/RYO)

 

 

Sumber: Kompas, 10 Maret 2010

 

Telah ditulis ulang oleh:

Nama  : CANDY GLORIA

NPM    : 21210516

Kelas   : 1 EB 07

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s