Maraknya Industri, Pertumbuhan tinggi

Posted On December 15, 2010

Filed under tulisan

Comments Dropped leave a response

ASURANSI Maraknya Industri, Target Pertumbuhan Tinggi

Bersamaan dengan memulihnya perekonomian dan daya beli mayarakat, perusahaan-perusahaan asuransi papan atas menargetkan pertumbuhan premi yang tinggi tahun ini. Diperkirakan pada tahun 2010 industri asuransi menjadi sangat marak. Presiden Direktur Allianz Life Indonesia, Jens Reisch pada saat paparan kinerja persero 2009, Selasa (9/3) di Jakarta menyatakan bahwa optimistis dengan prospek asuransi 2010. Sehingga Allianz Life menargetkan perolehan premi gabungan Rp 5 triliun pada 2010 atau tumbuh 16% dibandingkan dengan tahun 2009 sebesar Rp 4,3 triliun. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia bahkan menargetkan pertumbuhan premi sebesar 30% pada 2010, sehingga pendapatan premi pada 2010 diharapkan mencapai Rp 4 triliun. Pada tahun 2009 pendapatan premi manulife sebesar Rp 3 triliun. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Evelina F Pietruschka saat memaparkan kinerja asuransi nasional 2009 mengatakan, “Meredanya krisis keuangan dan banyaknya bencana alam yang terjadi belakangan telah memacu kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi dan membeli produk asuransi. Ini berarti produk asuransi semakin diminati oleh masyarakat”, kata Evelina. Allianz Life Indonesia mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 204 miliar, meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 129 miliar. Rasio solvabilitas mencapai 428% jauh di atas ketentuan minimum pemerintah yaitu 120%. Sedangkan sepanjang tahun 2009, Manulife tercatat pendapatan premi Rp 3 triliun yang naik 7% dibanding dengan tahun 2008 yang senilai Rp 2,8 triliun. Dari kalkulasi tersebut total premi bisnis bisa naik 60% dari Rp 318,7 miliar pada 2008 menjadi Rp 508,6 miliar pada 2009. “Saat krisis, penjualan unit link sempat menurun. Pada pertengahan 2009 penjualannya baru naik kembali”, kata David Beynon. Total pendapatan premi Prudential tahun 2009 mencapai Rp 7,5 triliun dengan kenaikan 6,56% dibandingkan tahun 2008. Dari jumlah ini, pendapatan premi syariah naik 8,56% dari Rp 916 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Total bisnis baru sebesar Rp 3,3 triliun dan Rp 485 miliar di antaranya berasal dari cabang syariah. (FAJ)

Sumber: Kompas, 10 Maret 2010

Telah ditulis ulang oleh:

Nama : CANDY GLORIA

NPM : 21210516

Kelas : 1 EB 07

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s