Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan

Posted On December 18, 2010

Filed under tugas

Comments Dropped leave a response

Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan

 

 

1. Pengertian Laporan Kas

Setiap perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional usahanya akan mengalami 2 macam arus, yaitu arus masuk kas (cash inflows) dan arus keluar (cash outflows). Apabila arus kas yang masuk > arus kas yang keluar maka hal ini akan menunjukkan positive cash flows, dan sebaliknya apabila arus kas masuk < arus kas keluar maka arus kas yang tejadi akan negative cash flows.
Para akuntan sebenarnya telah lama menggunakan variasi dari laporan arus kas, seperti laporan sumber dan laporan perubahan posisi keuangan. Laporan arus kas yang tercakup dalam laporan tahunan, memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan keluar kas dan setara kas. Selanjutnya, arus kas digunakan dalam menganalisa semua perubahan yang mempengaruhi kas dan setara kas dalam kategori operasi, investasi dan pendanaan dari suatu perusahaan selama suatu periode yang merekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir kas dan setara kas.

 

 

2. Kegunaan laporan Kas
Laporan kas memiliki kegunaan untuk memberikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas, serta setara kas yang berasal dari aktifitas operasional, investasi dan atau dari pendanaan suatu entitas selama suatu periode. Oleh karena itu, laporan arus kas bermanfaat untuk:

  1. Menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas bersih masa depan.
  2. Menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya, kemampuan membayar dividen, dan kebutuhan untuk pendanaan eksternal.
  3. Menilai alasan perbedaan antara laba bersih dibandingkan dengan penerimaan serta pengeluaran kas yang berkaitan.
  4. Menilai pengaruh transaksi investasi dan pendanaan kas dan non-kas.

 

 

3. Penyajian Laporan Kas
Lapran kas disajikan menurut karakteristik transaksi dan kejadian lain dari setiap jenis aktifitas-aktifitas, yaitu:

  1. Aktifitas Operasional
  2. Aktifitas Investasi
  3. Aktifitas Pendanaan

→ Di mana perusahaan diwajibkan untuk melaporkan arus kas dari aktifitas operasi         dengan menggunakan salah satu metode seperti dibawah ini:

  1. Metode Langsung
    Metode ini dianggap lebih informatif dan terperinci karena memfokuskan pada arus kas daripada laba bersih akrual. Metode langsung mengungkapkan kelompok utama dari penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto. Dalam metode ini, setiap perkiraan yang berbasis akrual (accrual basis) pada laporan laba-rugi diganti menjadi perkiraan pendapatan dan pengeluaran kas. Oleh karena itu,  menggambarkan penerimaan dan pembayaran aktual dari kas.
  2. Metode Tidak Langsung
    Metode tidak langsung memberikan suatu urutan hubungan antara laporan arus kas dengan laporan laba rugi dan neraca. Dengan metode ini laba atau rugi bersih disesuaikan dengan mengoreksi pengaruh dari transaksi non-kas, penangguhan atau akrual dari penerimaan atau pembayaran kas untuk operasi dari masa lalu dan masa depan, dan unsur penghasilan atau beban yang berkaitan dengan arus kas investasi atau pendanaan. Jadi, metode tidak langsung ini bertindak sebagai dari rekonsiliasi laba bersih yang diperoleh perusahaan.

 

 

3. Peralatan Dasar Laporan Kas

Dalam analisis laporan keuangan digunakan beberapa peralatan dasar. Berikut ini adalah peralatan dasar yang dijabarkan lebih lanjut oleh Harahap            (1998:217):

1)      Analisis Perbandingan
Dalam analisis perbandingan, informasi yang sama disajikan untuk dua atau periode yang berbeda sehingga pos-pos yang serupa dapat dibandingkan.

2)      Analisis Persentase
Dalam analisis persentase, disajikan laporan keuangan dalam bentuk presentasi. Laporan keuangan presentatif bermanfaat untuk menganalisis struktur internal laporan keuangan, karena dalam laporan keuangan presentatif menyatakan proporsional dari setiap pos laporan keuangan dalam suatu periode tertentu terhadap angka dasar.

3)      Metode Index time Series
Dalam metode Index time Series ini dihitung indeks dan digunakan untuk mengkonversi angka-angka laporan keuangan. Pada umunya, akan ditetapkan tahun dasar yang diberi indeks 100. Beranjak dari tahun dasar ini maka dibuat indeks tahun-tahun lainnya sehingga perkembangan angka-angka laporan keuangan tersebut dapat dibaca dengan mudah pada periode yang lain.

4)       Analisis Rasio
Dalam analisisa rasio keuangan dilakukan dengan cara membandingkan antara pos-pos satu dan pos lain dalam laporan keuangan yang memiliki hubungan yang signifikan. Langkah ini berguna untuk menentukan kesehatan atau kinerja keuangan suatu perusahaan. Rasio keuangan terbahi atas rasio likuiditas, solvabilitas, aktifitas dan profitabilitas. Kemudian rasio-rasio tersebut dibandingkan dengan rasio-rasio perusahaan itu sendiri selama beberapa periode guna menilai perkembangan perusahaan. Untuk menilai kinerja perusahaan, apakah perusahaan berada diatas, sama, atau dibawah rata-rata industri dapat dengan membandingkan rasio-rasio dari beberapa perusahaan sejenis

5)      Evaluasi Kinerja Perusahaan
Pengevaluasian laporan arus kas dapat membantu para pemakainya untuk melihat bagaimana perubahan keadaan saldo kas dan setara kas dalam neraca perusahaan dari awal hingga akhir periode akuntansi, serta apa arti dari perubahan tersebut bagi perusahaan, apakah menunjukkan prestasi positif atau negatif.

 

 

REFERENSI

http://www.wikipwedia.org/teknik-analisis-meramalkan-kas.html

http://www.google.com/laporan-arus- -kas.

 

 

IDENTITAS

Nama               : CANDY GLORIA

NPM                 : 21210516

Kelas                : 1 EB 07

Mata kuliah   : Pengantar Bisnis

Topik                : Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan_tugas 12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s