Mengapa ada ekonomi? Apa yang dipelajari? Apa kaitannya dengan kelangkaan?

Posted On October 22, 2011

Filed under TEORI EKONOMI 1 - SMAK 04-3

Comments Dropped leave a response

APA YANG DIPELAJARI EKONOMI DENGAN KAITAN DENGAN KELANGKAAAN BARANG ?

 

            Mengapa ada ilmu ekonomi? Mengapa ada mata kuliah ekonomi dan jurusan ekonomi? Itulah pertanyaan yang kerap kali muncul. ”Kenapa harus ekonomi?” Prinsip awalnya, ekonomi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari pola perilaku pelaku ekonomi dalam menentukan pilihan untuk menggunakan sumber daya yang langka dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya dengan melakukan kegiatan ekonomi. Ekonomi berkaitan erat dengan sumber daya (resources), kebutuhan (demands), dan pengelolaan (reason) untuk memenuhi kepuasan.

            Berbicara tentang ekonomi, maka secara otomatis berbicara mengenai masalah ekonomi yang berusaha ditanggulangi. Ilmu ekonomi dipelajari karena:

  1. 1.     Kebutuhan manusia yang tidak terbatas

            Di dunia ini, manusia hidup memiliki berbagai kebutuhan. Namun, pada saaat suatu kebutuhan telah berhasil terpenuhi maka, hal yang akan timbul adalah munculnya kebutuhan-kebutuhan selanjutnya. Hal ini terjadi karena manusia merupakan makhluk yang saat telah mencapai kepuasaan, akan cenderung berusaha untuk mencari kepuasan yang lebih lagi.

            Berbicara tentang kebutuhan manusia yang tidak terbatas bukan berarti manusia tidak pernah puas. Namun, karena prinsip dasar manusia yang selalu ingin lebih dan lebih,menjadikan kebutuhan manusia semakin tak terbatas. Lewat ilmu ekonomi, manusia dapat memeperbaiki cara berpikir dalam melakukan pengambilan keputusan, karena manusia dapat menganalisis, memilih, memikirkan baik-buruknya sehingga dengan kemampuan tersebut memungkinkan manusai untukdapat meningkatkan kualitas taraf hidupnya.

 

  1. 2.     Alat pemuas kebutuhan yang terbatas

            Keadaan alat pemuas kebutuhan itu sendiri terbatas, maka menimbulkan nilai dari alat pemuas. Besar nilai suatu alat pemuas ditentukan dari seberapa banyak kebutuhan manusia dan seberapa banyak keterbatasan alat pemuas (sumber daya). Atas dasar itulah, barang dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu barang bebas dan barang ekonomis.

            Barang bebas merupakan barang yang tersedia dalam jumlah yang memelebihi kebutuhan manusia sehingga tidak mempunyai ”harga”. Namun, berdasarkan perbedaan tempat dan waktu, maka barang bebas dapat menjadi barng ekonomi. Sebagai contoh, di pedesaan air bersih menjadio barang bebas, sebalinya di perkotaan air bersih menjadi barang ekonomi. Sedangkan barang ekonomis adalah barang yang tersedia dalam jumlah relatif sedikit dari pada jumlah maksimum yang dibutuhkan oleh manusia sehingga barang ekonomis memiliki ”harga” dan untuk memperolehnya dibutuhkan pengorbanan.

            Oleh karena keterbatasan itulah memunculkan masalah baru yaitu eksternalitas (kelangkaan) atau yang disebut dengan scarcity. Kapan kelangkaan ini terjadi? Kelangkaan terjadi pada saat jumlah kebutuhan manusia lebih besar daripada jumlah alat pemuas. Dengan demikian, pengorbanan yang diperlukan akan lebih bear utnuk memperoleh alat pemuas tersebut.

 

  1. 3.     Sumber daya alam dalam keadaan asli tidak dapat langsung digunakan.

            Sumber daya dalam keadaan sebenarnya tidak dapat langsung digunakan, segala sesuatunya membutuhkan proses. Dalam proses tersebut, barang menjadi mempunyai nilai dan semakin membutuhkan pengorbanan.

 

 

 

APA YANG DIAKOMODIR (DIOLAH) OLEH EKONOMI ?

       

        Ekonomi merupakan ilmu yang berusaha mendekatkan antara sumber daya yang terbatas dengan kebutuhan yang tidak terbatas dengan menentukan alokasi/pilihan (choice) dan juga efisiensi (efficiency) untuk menanggulangi ketrebatasan (scarcity). Tentu saja bukan hanya sumber daya alam yang diakomodir, namun juga sumber daya manusia sehingga dapat mengatur (managing) dengan efisien. Ada bebrapa aspek yang menjadi titik fokus ilmu ekonomi untu diakomodir, yaitu:

  1. 1.      Interaksi di pasar barang

      Dalam ilmu ekonomi, pasar bukanlah seperti halnya pasar dalam keadaan sebenarnya yang ramai dan padat. Tetapi, pasar menurut ilmu ekonomi adalah pertemuan antara permintaan (demand) dengan penawaran (supply) sehingga mempertemukan pelaku pembeli dan pelaku penjuanlnya. Tingkat harga yang ada di pasar akan terbentuk melalui interaksi antara si penjual dan si pembeli. Titik keseimbangan bertemunya kekuatan permintaan dan penawaran disebut dengan nama ekuilibirum.

  1. 2.      Pola perilaku pembeli dan penjual

      Kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh pelaku ekonomi yakni penjual dan pembeli akan menghasilkan suatu pola. Pada sisi pembeli, pembeli akan berusaha memaksimumkan kepuasan yang dapat dinikmatinya, sedangkan dlihat dari sisi penjual, penjual akan berusahan memaksimumkan laba.

  1. 3.      Interaksi di pasar faktor produksi

      Pemilik faktor produksi dalam perekonomian adalah individu. Tujuan dari menawarkan faktor produksi (dalam hal ini tenaga) untuk digunakan memperoleh pendapatan. Pendapatan yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk melakukan tindak konsumsi, karena tindakan ekonomi bersiklus pada kegiatan produksi dan konsumsi.

 

IDENTITAS

Nama                            : CANDY GLORIA

NPM                    : 21210516

Kelas                    : SMAK 04-3

Mata Kuliah        : TEORI EKONOMI 1*

Tugas                   : 1 dan  2

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s