CERITA ANAK EKONOMI TENTANG SUNK COST

Posted On February 3, 2012

Filed under TEORI EKONOMI 2

Comments Dropped leave a response

LET’S LEARN ABOUT SUNK COST !

by: Candy Gloria (2121 0516)_SMAK 04

PENGERTIAN

Sunk Cost (biaya tertanam) adalah  biaya – biaya  yang  dikeluarkan di waktu  yang  lampau atau  biaya – biaya  yang  dikeluarkan  tetapi  tidak mempengaruhi keputusan proyek jangka pendek karena biaya ini tak akan kembali.  Sunk cost selalu ada dalam suatu proyek.  Dalam analisa proyek, sunk cost tidak diperhitungkan  dalam komponen  biaya karena proyek  melihat  Future Cost & Benefit (perhitungan dan analisis biaya relevan).

Contoh sunk cost dalam kehidupan sehari-hari adalah:

  1. Pembelian tanah untuk investasi yang belum diputuskan untuk proyek apa (belum digunakan), apabila tanah tersebut diberi pagar pembatas, biaya pembuatan pagar ini dianggap sebagai biaya tertanam.
  2. Suatu perusahaan manufaktur membeli mesin produksi Rp 20 juta. Karena pengeluaran kas telah terjadi, maka pengeluaran (investasi) ini adalah sunk cost (karena menjadi biaya tertanam). Dengan kata lain, biaya penggunaan mesin dan biaya depresiasi merupakan sunk cost, yang harus diabaikan dalam membuat keputusan di masa depan.
  3. Suatu ketika Andy tertarik untuk membeli motor sport seharga Rp.200 juta. Andy membayar uang tanda atau down payment sebesar 2 juta kepada si penjual. Suatu hari, Andy ingin untuk membeli motor low rider. Andy harus membayar lunas sebesar Rp.56 juta untuk bisa mendapatkan motor tersebut. Pilihan dari kedua opsi tersebut, apakah Andy membeli motor sport atau membeli motor low rider, itu tidak akan berpengaruh kepada uang tanda sebesar Rp.2 juta tadi yang merupakan DP.

FORMULA dan HUBUNGAN SUNK COST deangan BIAYA TETAP

Formula yang ada terkait dengan sunk cost, fixed cost, dan avoidable cost adalah sebagai berikut:

Jika dilukiskan dengan skema maka letak-letak antara biaya-biaya ini adalah sebagai berikut:

 

 

Fixed cost (biaya tetap) adalah biaya yang sudah tidak dapat diubah-ubah lagi karena tidak terpengaruh oleh kapasitas (volume). Ciri-ciri biaya tetap adalah:

    1. Jumlah keseluruhan tetap ada dalam rentang (range) yang relevan,
    2. Penurunan biaya perunit bila volume bertambah dalam rentang yang relevan,
    3. Dapat dibebankan kepada departemen-departemen berdasarkan keputusan manajerial atau menurut metode alokasi biaya, dan
    4. Tanggung jawab pengendalian lebih banyak dipikul oleh manajemen eksekutif daripada penyedia operasi.

 

Avoidable cost (biaya Relevan/Diferensial) adalah  berbagai perbedaan biaya-biaya di antara sejumlah alternatif pilihan yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengambil keputusan jangka pendek. Biaya ini membutuhkan pengeluaran tunai sekarang  atau di masa depan biaya yang dapat dihilangkan baik seluruhnya atau sebagian  dengan memilih salah satu alternatif yang tersedia. Contohnya adalah: saat kita menonton  film di bioskop dan menyewa VCD/DVD adalah bersifat relevant karena biaya-biaya tersebut dapat dihindarkan.

Pengambilan keputusan yang ditujukan untuk memperoleh manfaat dari analisis biaya diferensial adalah:

  1. Menerima/menolak pesanan pelanggan

à Biaya diferensial ini merupakan selisih antara biaya produksi output sekarang dengan biaya output lebih besar yang direncanakan. Apabila kapasitasnya ada, maka indikasi dari analisis biaya diferensial adalah mejual output tambahan dengan harga di bawah biaya rata-rata per unit sekarang. Selama pendapatan melebihi biaya diferensial untu produksi output maka hal ini akan menguntungkan.

  1. Mengurangi harga dari suatu barang pesanan (khusus)

à Pengurangan harga yang diberikan ini dapat menyebabkan semakin ketatnya persaingan harga. Jika produk yang dijual pada harga yang dikurangi memengaruhi penjualan pesaing, tentunya akan terjadi perang harga sehingga berakibat pada hilangnya laba pada semua pihak terkait. Pengurangan harga memang akan memberikan tambahan bisnis, namun dalam jangka panjang akan mengurangi margin laba.

  1. Mengurangi harga di pasar kompetitif
  2. Memutuskan untuk membeli atau membuat sendiri

à Hal ini terjadi karena pengoptimalan sumber daya produktif dan keuangan perusahaan, seperti penggunaan dari peralatan yang menganggur, tenaga kerja yang menganggur, atau ruangan yang menganggur. Oleh karena itu, hal-hal yang harus dipertimbangkan adalah:

a.     Pertimbangan tentang kuantitas, kualitas, dan ketergantungan dengan pasoakan komponen dan kemampuan untuk memproduksi komponen tersebut.

b.    Perbandingan biaya jika membeli langsung komponen tersebut atau memproduksinya sendiri.

  1. Memperluas, menutup atau menghilangkan produksi dari suatu produk

à menutup: Selama produk yang dijual masih dapat emnutupi biaya tetap dan memberikan kontribusi terhadap penutupan biaya tetap, maka dalam jangka pendek akan lebih baik bagi perusahaan untuk beroperasi daripada tidak beroperasi. Perlu diingat bahwa penutupan fasilitas juga tidak akan menghilangkan seluruh biaya seperti biaya penyusutan, bunga, pajak, dan asuransi akan tetap ada walau tidak ada aktivitas.

à menghentikan: Selama suatu produk perusahaan mengalami kesulitan untuk dipasarkan dan dijual sehingga hanya memperoleh sedikit laba atau bahkan tidak sama sekali, maka memang akan lebih baik bagi perusahaan untuk menghentikan produksinya.

  1. Menentukan akan memproses lagi atau menjual
  2. Memilih alternatif dalam produksi produk
  3. Menentukan harga maksimum untuk bahan baku

 

Dari formula di atas dapat kita ketahui bahwa biaya tetap diperoleh dari biaya tertanam dan biaya yang dapat dihindarkan jika suatu alternatif dipilih. Sunk cost berbeda dengan fixed cost, contoh sunk cost adalah biaya tenaga kerja tidak langsung (gaji direktur, gaji supervisor, biaya pembayaran PBB, biaya penelitian).

 

REFERENSI

http://konibun.blog.com/2011/10/28/klasifikasi-biaya/

http://blog.djarumbeasiswaplus.org/muhamadbasri/page/2/

http://pembahasaniii.Widyat/Nurcahyo/

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s